Lamongan — Dekan Fakultas Perikanan dan Peternakan Universitas Islam Lamongan (UNISLA), Bapak Faisol Mas’ud, S.Si., M.Si resmi melaksanakan Sidang Terbuka Doktor (S3) pada tanggal 16 Desember 2025 di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang. Sidang terbuka ini yang dilaksanakan dalam bentuk diseminasi hasil penelitian, sebagai tindak lanjut atas capaian akademik berupa publikasi dua artikel ilmiah terindeks Scopus Q3.
Sidang terbuka ini mengangkat disertasi berjudul “Model Budidaya Udang Vaname Berkelanjutan pada Lahan Bonorowo di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur”, yang menyoroti pengembangan model budidaya udang vaname yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan pada ekosistem lahan bonorowo yang khas di wilayah Lamongan.
Dalam penyusunan disertasi tersebut, Bapak Mas’ud dibimbing oleh Komisi Pembimbing yang terdiri atas:
- Prof. Dr. Ir. Maftuh, M.Si
- Prof. Dr. Ir. Muhammad Musa, MS
- Rizki Agung Lestariadi, S.Pi., MP., Ph.D

Sementara itu, Komisi Penguji dalam sidang terbuka ini meliputi:
- Prof. Dr. Ir. Muhammad Fadjar, M.Si
- Prof. Dr. Ir. Pudji Purwanti, MP
- Prof. Dr. Nurul Jadid, S.Si., M.Si
Pelaksanaan sidang terbuka doktor ini dihadiri oleh Rektor dan Wakil Rektor UNISLA, serta seluruh rekan sejawat dosen Fakultas Perikanan dan Peternakan UNISLA, yang memberikan dukungan penuh atas capaian akademik tersebut. Suasana sidang berlangsung khidmat, ilmiah, dan penuh apresiasi terhadap kontribusi riset yang dihasilkan.
Dalam sambutannya, Rektor UNISLA menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Faisol Mas’ud, S.Si., M.Si atas keberhasilan menyelesaikan studi doktoralnya. Rektor menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata komitmen UNISLA dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan budaya akademik berbasis riset.
Dengan nada ringan namun penuh makna, Rektor juga menyampaikan usulan nama kehormatan bagi Bapak Faisol Mas’ud, S.Si., M.Si sebagai “Dr. BNR” (Doktor Ahli Bonorowo), merujuk pada kekhasan dan kedalaman kajian disertasi yang secara konsisten mengangkat potensi lahan bonorowo sebagai basis budidaya udang vaname berkelanjutan. Ungkapan tersebut disambut hangat dan penuh tawa oleh seluruh hadirin.
Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas akademik pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan keilmuan, kebijakan, dan praktik budidaya perikanan berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Lamongan dan wilayah pesisir Jawa Timur. Fakultas Perikanan dan Peternakan UNISLA optimistis bahwa capaian ini akan semakin memperkokoh peran fakultas dalam tridharma perguruan tinggi dan reputasi UNISLA di tingkat nasional maupun internasional.








